The Blog

Denpasar. 20 September 2019 – Dua dosen Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) FKIP Universitas Bengkulu, Bogy Restu Illahi, M.Pd dan Defilyanto, M.Pd mengikuti kegiatan seminar internasional ” 1st International Conference on Physical Education, Sport, and Health (ICoPESH-2019) -Quality Improvment of PESH in the Digital Era”. Konferensi dihelat di Inna Grand Bali Beach, Bali, Indonesia.

Selama dua hari, 20-21 September 2019, mereka mengikuti serangkaian kegiatan acara yang mempertemukan para ahli di bidang pendidikan jasmani (Physical Education/PE) di seluruh dunia ini. Acara bergengsi bagi para ahli di bidang pendidikan jasmani ini dibuka oleh Rektor UNDIKSHA, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd.

Rangkaian kegiatan lainnya adalah Plenary Speech 1 dibawakan oleh Prof. Dr. Cheng Hwee Ming dari Universitas of Malaya, Malaysia dan Prof. Dr. H. Adang Suherman, M.A dari Universitas Pendidikan Indonesia. Selanjutnya Plenary Speech 2, diisi oleh Dr, Ania Lian dari Charles University, Australia dan Prof, Waterworth dari Deakin University, Australia

Setelah Sesi kedua plenary speech berakhir, acara dilanjutkan dengan concurrent sessions. Pada acara ini 2 dosen Prodi PENJAS Universitas Bengkulu memaparkan hasil studi masing-masing dosen dengan presentasi dalam Bahasa Inggris. Hasil paparan ini kemudian ditanggapi oleh para peserta seminar yang lain yang dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kualitas hasil studinya tersebut

Dosen Prodi PENJAS Universitas Bengkulu, Defliyanto, M.Pd sedang memaparkan hasil studinya kepada peserta seminar.

Tujuan khusus dari dosen Prodi PENJAS Universitas Bengkulu mengikuti kegiatan seminar ini antara lain mensosialisasikan hasil penelitian dosen PENJAS dalam khalayak akademisi tingkat internasional. Selain itu juga untuk meningkatkan publikasi hasil penelitian dosen Prodi PENJAS di jurnal Internasional bereputasi, dan juga mendukukung visi dan misi Universitas Bengkulu menjadi Universitas Kelas Dunia 2020 dalam hal publikasi Ilmiah. Terakhir, melalui kegiatan ini diharapkan kedepannya dapat membangun jejaring keilmuan dan kelembagaan Prodi PENJAS Universitas Bengkulu dalam kancah Internasional.

Seminar masih berlanjut pada hari kedua (21 September 2019). Hingga pada penghujung acara seminar, sertifikat kegiatan dibagikan kepada peserta seminar. Sertifikat ini sebagai bukti yang bersifat akademik, yang dapat menunjang peroleh kum bagi dosen Prodi PENJAS Universitas Bengkulu dalam bidang penelitian. Sehingga, kegiatan seperti ini akan mendorong juga peningkatan jenjang karir bagi dosen Prodi PENJAS Universitas Bengkulu,

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website